Mendikbud: Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kesenian

Friday 20 July 2018 , 7:43 AM

TIM kesenian SDN Cimahi Mandiri melakukan geladi resik terakhir di lingkungan sekolah di Jln. Dra. Djulaeha Karmita Kota Cimahi, Senin (15/2/2016).(pikiran-rakyat.com)

KEMENTERIAN  Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, hingga saat ini total satuan pendidikan yang mendapat bantuan fasilitas kesenian sebanyak 4.537 sekolah. Pemberian fasilitas sarana kesenian ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi siswa agar dapat mempelajari seni budaya, khususnya kesenian tradisional.

“Kesenian ini maksudnya untuk mengasah estetika, kehalusan budi anak bagian dari penguatan karakter. Ini penting dilaksanakan di jenjang pendidikan dasar,” ujar Mendikbud Muhadjir, Kamis (19/7).

Dia menerangkan, dukungan terhadap pembelajaran seni budaya dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk melestarikan kesenian tradisional dan perlindungan terhadap kekayaan budaya bangsa. Penumbuhan kecintaan pada kesenian tradisional Indonesia diyakini mampu mendukung terhadap ekspresi seni siswa agar sejalan dengan penguatan pendidikan karakter.

Selain itu, kata Muhadjir, salah satu dampak pembelajaran kesenian adalah terasahnya akal budi siswa. Melalui pendidikan seni budaya, jelas dia, maka sikap peserta didik dalam merespon situasi dan menampilkan ekspresi dirinya akan nampak pada sikap dan perilaku yang positif dan mencerminkan keluhuran budi.

“Saya optimistis pendidikan karakter mampu membawa Indonesia menjadi negara yang maju dan hebat,” kata dia.

Untuk itu Muhadjir mengajak para pendidik untuk tidak lagi menyepelekan pendidikan seni budaya sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. “Saya harap bapak dan ibu jadi mengerti kenapa kita berikan bantuan fasilitas kesenian ini. Jadi mohon dirawat dan dimanfaatkan dengan baik yang sudah diberikan,” pesan Mendikbud.

Pada tahun 2017, Direktorat Kesenian Kemendikbud telah memfasilitasi 4.114 sekolah di seluruh Indonesia. Dan pada tahun 2018, program bantuan pemerintah yang sudah dilaksanakan selama tujuh tahun terakhir ini diberikan dalam dua tahap.

Total satuan pendidikan yang medapatkan bantuan fasilitas kesenian sebanyak 4.537 sekolah. Mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K), serta Sekolah Luar Biasa (SLB).(republika.co.id)

Comments are closed.