Kemendikbud Siapkan Dana Stimulan Pembuatan Film

Saturday 14 April 2018 , 11:08 AM

Ilustrasi

PUSAT Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan dana stimulan pembuatan film Rp 40 juta. Dana itu untuk masyarakat umum maupun komunitas yang ingin mengerjakan pembuatan film bernuansa pendidikan karakter bangsa.

“Kami memfasiltasi, menyediakan fasilitas produksi dengan dukungan finansial 10 paket untuk satu paketnya Rp 40 juta,” kata Kepala Sub Bidang Tenaga Perfilman Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud Puspa Dewi saat nonton bersama film bioskop “My Stupid Bos” di Markas Kodim 0611/Garut, Jumat (13/4) malam.

Ia menuturkan anggaran yang disiapkan itu bersifat stimulan untuk mendorong semangat masyarakat berkreasi membuat film yang bagus, menarik, dan memiliki pesan moral yang dapat membangun pendidikan karakter bangsa. Program bantuan itu, kata dia, sudah berjalan sejak 2016 dengan jumlah anggaran yang disiapkan setiap tahun tetap 10 paket untuk pembuatan film.

“Program 10 paket ini sudah berjalan sejak tahun 2016, sampai sekarang, jumlahnya tetap 10 paket,” katanya.

Ia menyampaikan masyarakat atau komunitas kreatif lainnya yang ingin membuat film dapat membuka langsung website Pusat Pengembangan Film Kemendikbud untuk melihat berbagai persyaratannya. “Kita sudah publish, silakan masyarakat bisa melihat di web,” katanya.

Selain memberikan bantuan dana pembuatan film, Kemendikbud melalui Pusat Pengembangan Perfilman menyiapkan bantuan pendidikan untuk belajar tentang perfilman. Ada juga pelatihan dan lokakarya tentang film yang diselenggarakan di berbagai daerah.

Ia berharap, berbagai program yang digulirkan itu dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan kecintaannya terhadap film Indonesia atau memiliki semangat untuk membuat film yang lebih bagus dari sebelumnya. “Kami punya beberapa program terkait pengembangan perfilman untuk mendorong masyarakat agar meningkatkan apresiasinya atau bisa menyelenggarakan event seperti festival,” katanya.(republika.co.id)

Comments are closed.