Gratiskan SNMPTN, Kemendikbud Siapkan Rp100 M

Tuesday 11 December 2012 , 4:12 AM

Kemendiknas.go.id

Salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk memperluas akses ke pendidikan tinggi adalah dengan membebaskan peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 dari biaya pendaftaran. Untuk menggelar SNMPTN gratis ini, Kemendikbud pun menganggarkan Rp100 miliar pada APBN mendatang.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso mengungkap, angka tersebut masih kisaran kasar. “Angka pastinya belum ditentukan, tapi sekira segitu,” kata Djoko dalam acara Launching SNMPTN 2013 di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, tadi malam.

Ketua SNMPTN 2013 Akhmaloka mengimbuh, pembebasan biaya pendaftaran ini akan mencakup sekira 1,5 juta siswa SMA/sederajat yang diprediksi akan mengikuti seleksi tahun depan. Pemerintah sendiri menyiapkan 150 ribu kursi di 61 PTN untuk mereka perebutkan berdasarkan seleksi nilai rapor sejak semester satu SMA dan mempertimbangkan nilai ujian nasional.

“Peserta dan sekolah tidak perlu khawatir karena kami sudah memiliki sistem seleksi sendiri,” kata Akhmaloka.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh menegaskan, selama ini ada hambatan tersendiri bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Belum saja mulai ujian, kata Nuh, mereka harus membayar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu untuk biaya pendaftaran SNMPTN, baik itu ujian tulis, jalur undangan, maupun ujian praktik kejuruan. Sementara itu, para rektor pun tidak bisa menjamin semua yang membayar biaya pendaftaran tadi diterima karena keterbatasan daya tampung dan harus melalui mekanisme seleksi yang sudah ditetapkan.

“Hambatan-hambatan seperti itu dihilangkan saja. Kami putuskan biaya seleksi nasional ini tidak boleh dibebankan ke masyarakat, pemerintah saja yang menanggung,” ujar Nuh.

Sekadar informasi, SNMPTN 2012 mengutip Rp150 ribu untuk biaya pendaftaran kelompok ujian IPA dan IPS, serta Rp175 ribu untuk kelompok ujian IPC. Sementara itu, siswa yang mengikuti ujian praktik harus membayar biaya ujian lagi tergantung yang ditetapkan PTN tujuan.(kampus.okezone.com)