Belajar Fisika itu Mudah dan Menyenangkan

Tuesday 03 July 2018 , 8:47 AM

Mahasiswa IPB, Ima, menjelaskan Fisiika Asyik kepada siswa SD.(republika.co.id)

BANYAK pelajar yang menganggap ilmu fisika itu sulit dan membosankan. Padahal belajar fisika bisa jadi menyenangkan.

Tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mencoba memperkenalkan cara belajar fisika yang menyenangkan kepada siswa Sekolah Dasar (SD). Mereka adalah Imalahur Rosada, Laras Anyosakti, dan Rr Ike Rachmania Swanten.

“Belajar fisika itu sebenarnya tidak membosankan. Kami mencoba memperkenalkan cara belajar fisika dengan hal-hal sederhana yang menyenangkan,” ujar Ima, Ketua Tim Fisika Asyik melalui rilis IPB yang diterima Republika.co.id, Senin (2/7).

Ia menambahkan, percobaan Fisika Asyik merupakan percobaan-percobaan sederhana yang berkaitan dengan fisika. Alat dan bahan yang digunakan sangat terjangkau dan mudah untuk ditemukan, seperti sendok, jarum pentul, dan korek api.

Dengan bimbingan Dr  Ir  Irzaman, MSi, staf pengajar Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB, ketiga mahasiswa tersebut berhasil melaksanakan program ini di SDN 6 Cihideung Ilir, Desa Cihideung Ilir, Bogor. Sasaran program ini diaplikasikan kepada siswa kelas 5 sekolah dasar.

“Percobaan ini terdiri dari delapan macam percobaan, diantaranya membengkokkan sendok dan garpu, kesetimbangan sendok dan garpu, kismis menari, menangkap uang, menarik uang di antara dua tutup botol, kapal selam, memecahkan botol, dan apollo kertas,” kata Ima.

Percobaan Fisika Asyik menjadi salah satu Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat Tahun 2018. Menurut Ima, percobaan fisika sederhana ini ditujukan untuk menumbuhkembangkan minat serta bakat siswa terhadap ilmu fisika. Siswa juga mampu mengikuti materi ini dengan sangat mudah.

Percobaan dilakukan dalam bentuk tim yang terdiri dari dua orang siswa. Selama kegiatan berlangsung, para siswa diperbolehkan bertanya dan mengutarakan pendapatnya di depan kelas. “Dengan cara ini bisa melatih rasa percaya diri siswa. Siswa menjadi lebih aktif, dan bisa belajar mengkomunikasikan pendapatnya,” tambah Ima.

Selaku Guru SDN 6 Cihideung Ilir, Nur Aini sangat berterima kasih dengan adanya program Fisika Asyik yang memberikan banyak pengetahuan kepada murid-muridnya. Ia juga berharap akan lebih banyak ilmu yang bisa dibagi oleh Ima dan kawan-kawan.

 

Selain memperkenalkan percobaan Fisika Asyik, para mahasiswa IPB itu  juga memberikan tumbler kepada siswa SDN 6 Cihideung Ilir.  Tujuannya agar para siswa sedari dini terbiasa membawa minum ke sekolah atau tempat lain.

“Kami juga membagikan alat tulis berupa buku catatan dan pulpen agar para siswa terbiasa untuk menulis setiap ilmu yang mereka dapatkan,” katanya.

Ima dan kawan-kawan berharap bisa menerbitkan buku panduan Percobaan “Fisika Asyik” dan menjadikannya sebuah kurikulum di sekolah-sekolah di Indonesia dengan inovasi percobaan lain yang menyenangkan. “Harapan kami, fisika bukan lagi pelajaran yang ditakuti, melainkan diminati dan banyak yang berbakat di ilmu fisika sehingga dapat menciptakan teknologi canggih untuk kemajuan bangsa,” tuturnya.(republika.co.id)

Comments are closed.