Asyik, Berprestasi di O2SN Bakal Raih Beasiswa

Tuesday 02 July 2013 , 0:18 AM
Ilustrasi

Ilustrasi

WAKIL Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2013 yang digelar di Kalimantan Timur (Kaltim) selama sepekan.
Pembukaan tersebut juga dihadiri Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak dan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, di Gedung Sport Center Jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan, Senin (1/7/2013).

“Kami berharap O2SN ini para peserta didik dari berbagai daerah dapat menjunjung tinggi sportivitas, sehingga setiap pertandingan berjalan baik, sehingga bisa melahirkan atlet-atlet terbaik bangsa yang bisa bertanding ditingkat dunia,” harap Musliar, di sela-sela pembukaan O2SN.

Pelaksanaan O2SN melibatkan dua kota yakni Balikpapan dan Samarinda. Sebanyak 4.126 siswa mulai dari SD hingga SMA yang bertanding akan memperebutkan medali emas, perak dan perunggu dengan 12 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan  yakni atletik, badminton, tenis meja, catur, renang, karate, pencak silat, senam, bola volley, basket dan sepak takraw.

Menurutnya, dari penyelenggaran O2SN ini, tahun lalu ada dua atlet dikirim ke Yunani dan Bulgaria mengikuti pertandingan catur dan karate. “Penyelengaaraan ini bermaksud untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, perserta didik, dibidang olahraga dalam rangka membentuk, sikap dan kepribadian sportif,” ucapnya.

Pelaksanaan O2SN tersebut, sejalan dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa dalam kurikulum pendidikan dasar dan pendidikan menengah harus memuat pendidikan jasmani dan olahraga. Termasuk dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar nasional Pendidikan.

Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak mengatakan seorang atlet untuk meraih prestasi yang tinggi tidak bisa lahir secara instan. Karena harus melalui proses pembinaan dan latihan yang cukup panjang termasuk mengikuti berbagai pertandingan untuk mengukur kemampuannya dalam olahraga, hingga bisa meraih prestasi tingklat dunia.

“Tidak bisa prestasi itu datang tiba-tiba, tentu ada proses yang dilalui, sehingga bisa menjadi atlet yang meraih berbagai prestasi. Melalui O2SN inilah, anak-anak didik akan terlatih sebelum meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Karenanya kami bersyukur Kaltim bisa menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Pemprov dan masyarakat Kaltim, kata Awang, bangga karena banyak atlet nasional yang memiliki prestasi dunia justru berasal dari Kaltim. “Semua juga tahu, kemarin dua atlet Indonesia yang berhasil meraih dua medali di Olimpiade itu juga berasal dari Kaltim.  Jadi Kaltim banyak melahirkan atlet-atlet yang mengharumkan Indonesia di tingkat dunia,” akunya bangga.

Bagi siswa Kaltim yang meraih medali, Awang menjanjikan akan memberikan beasiswa bagi siswa yang meraih prestasi tinggi dalam Olimpiade Olahraga Nasional.

“Kami akan beri beasiswa bagi siswa yang berhasil, kita akan sekolah kan gratis di sekolah khusus olahraga, tanpa harus mengeluarkan uang,” janjinya.

Diketahui pada pada Olimpiade Olahraga Nasional  2012 lalu yang berlangsung di Sumatera Selatan, Jawa Timur berhasil menjadi juara umum dengan meraih 19 medali emas, 14 perak dan 22 perunggu. Di tempat kedua Jawa Tengah dengan meraih 18 medali emas, delapan perak dan 17 perunggu. Sedangkan DKI Jakarta menempati peringkat tiga dengan 17 emas, 10 perak dan tujuh perunggu.(kampus.okezone.com)