Aksi 1.000 Buku Sasar Anak Perbatasan

Monday 21 May 2018 , 9:10 AM

Baca Buku – Anak-anak kelas awal di SDN 1 Cilimus sedang membaca buku di ruang pojok baca (1/12).(SAID Prioritas)

DENGAN  maksud membantu anak-anak pelosok di daerah perbatasan kota dalam melihat dunia melalui buku, sejumlah pemuda asal Jakarta Utara melakukan kegiatan bernama Aksi 1.000 buku. Kegiatan yang telah ada sejak Oktober 2016 itu, tumbuh melihat ketimpangan pendidikan antara anak-anak kota dan desa.

Pengagas Aksi 1.000 buku, Dede Agus Kurniwan (25 tahun), menilai banyak anak-anak di daerah yang masih tidak mampu melihat dunia luar dalam hal ini membaca buku dengan akses yang mudah. Anak pedalaman di desa-desa sampai ke pelosok daerah banyak yang belum tahu dunia literasi yang sangat luas melalui buku-buku.

“Atas dasar itu, kami wadahi dari Aksi 1000 buku ini. Siapa pun yang mau donasi buku-buku tak terpakainnya, bisa diberikan kepada kami, lalu kami berikan sebagai bahan bacaan untuk anak-anak di daerah,” ujar Dede di Jakarta, Sabtu (19/5).

Hingga kini, Aksi 1.000 buku telah memiliki komuitas di tiga wilayah besar seperti di Yogyakarta, Makasar dan Cirebon. Sementara, tiga wilayah membuka taman baca menetap, di antaranya berada di Tangerang, Taman Jonggol, Rawa Gedhe Bogor dan di dekat Terminal Kampung Rambutan. Taman baca pun dibuat sederhana berbentuk pondok dan sanggar serta ramah anak.

“Alhamduliah, anak-anak banyak yang berminat, kami akan terus menambah buku-buku lain untuk anak-anak,” ujarnya.

Bendahara Aksi 1.000 buku, Dian Anita (25 tahun) merasa senang bisa bergabung dengan kegiatan ini dari awal berdirinya. Menurutnya, Aksi 1.000 buku ini merupakan aksi mulia yang tujuannya menular energi membaca kepada anak sangg generasi penerus.

“Sekalian bendung adiksi pada telpon genggam yang tengah menjadi tren ini, buku-buku juga harus diberikan kepada anak-anak,” kata dia.

Selain kegiatan mengumpulkan buku-buku sampai lebih dari 1000 buku, rangkaian kegiatan yang diadakan komunitas ini salah satunya mereka mengadakan buka puasa bersama dengan 100 anak yatim. Tahun ini, buka puasa bersama akan diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah pada Ahad (27/5) mendatang.

“Kalau buku donasi dari siapapun yang ingn menymbangkan buku, kalau lain-lain kami setiap minggunya lakukan kegiatan danus,” ujarnya.(republika.co.id)

Comments are closed.